El Nino Smith

775 Words
Aku merupakan salah satu pengusaha muda yang paling berpengaruh di Negara ini karena aku bisa membuka lapangan kerja bagi orang-orang yang membutuhkan.. Aku seorang CEO perusahaan properti yang banyak orang kenal dengan segala kehebatan dari perusahaan ku.. Saat ini aku berusia 32 tahun, status ku masih single bahkan untuk pasangan kencan pun aku tak punya bukan berarti aku tak laku tapi karena tak ada bisa menarik hatiku.. Banyak wanita yang mencoba mendekati dari cara yang halus sampai yang bar bar,dari wanita cantik nan sexy sampai model top di negara ini berlomba-lomba mendekatiku tapi tak satupun ku tanggapi.. Bahkan sampai ada gosip yang mengatakan kalau aku pria tak normal,hahaha lucu memang namun tak membuat ku ambil pusing yang penting hidup yang ku jalani nyaman tentram.. Namaku El Nino Smith,aku anak tertua dari tiga bersaudara,aku anak laki-laki satu-satunya di keluarga ku dan aku memiliki dua orang adik kembar perempuan yang cantik-cantik.. Mereka sekarang duduk di bangku Universitas ternama di kota tempat ku tinggal dan universitas itu merupakan salah satu milik keluarga Smith yang tak lain adalah milik ayahku yang bernama Alfatih Smith.. Sedangkan mamaku bernama Anita Andriani,wanita yang paling aku sayangi dan paling mengerti aku di saat diluar sana banyak yang menggosipkan ku tentang hal hal aneh,dia hanya mengatakan " Dia anakku dan aku yang paling tau anakku " wanita paling sabar menghadapi apapun itulah yang membuat ayahku cinta mati dengannya.. Melihat dari hubungan ayah dan mamaku lah aku menginginkan sosok pendamping yang mau menerima dan menemani ku apapun kondisi ku serta menyayangi ku dengan tulus bukan karena aku memiliki harta yang berlimpah.. Aku tak pernah memandang seseorang dari kedudukan nya,semua sama saja bagiku karena semua yang di miliki hanyalah titipan.. Usaha yang aku jalankan sekarang adalah punya ayahku karena ayahku sudah mengundurkan diri dari jabatannya dan sekarang aku yang menggantikan nya,namun bukan berarti ayahku lepas tangan begitu saja,dia tetap mengawasi semua pekerjaan ku.. Ayahku sering kewalahan menghadapi rekan rekan bisnis yang akan bekerja sama dengan perusahaan kami bukan karena kerjaanku yang tak beres melainkan mereka menjodohkan aku dengan anak perempuan mereka demi kelancaran bisnis.. Namun itu semua keputusan nya di tangan ku,ayahku hanya menolak dengan halus tanpa menyakiti hati mereka.. Beberapa kali saat aku dan ayahku duduk santai berdua, beliau mengatakan " Jangan terlalu sibuk dengan bisnis nak,kamu juga harus memikirkan kehidupan mu,kamu perlu pendamping hidup yang bisa mengurusmu dan kalian memiliki anak-anak yang lucu.. Kamu bukan lagi ABG nak,kamu harus pikirkan juga ayah dan mama sangat ingin menimang cucu,kami iri dengan teman teman kami yang sudah memiliki cucu,kami semakin menua nak ".. Aku merasa bersalah sekaligus haru dengan orang tuaku.. Merasa bersalah karena aku belum bisa memenuhi permintaan mereka yang satu ini dan merasa haru karena mereka sangat sabar menghadapi sifat keras ku yang terkadang tanpa sengaja aku menyakiti hati mereka,aku terharu mereka tak sedikit pun mengurangi perhatian nya terhadap ku di saat usiaku sekarang.. Aku memang belum memiliki pasangan bukan berarti tak ada wanita yang tak kusukai,ada satu gadis yang berhasil sedikit perhatian ku walaupun kita tak begitu dekat .. Kita sering bertemu dan bahkan aku sengaja untuk datang ke tempat nya hanya alasan ingin bertemu dengan kakaknya saking aku ingin melihat nya walaupun sebentar atau sengaja singgah ke cafenya saat aku pulang kantor meskipun arah rumahku dan cafenya berbeda.. Ya dia tak lain adalah adik Alexander sahabatku dia Alexa yang biasa aku panggil " exa " disaat yang lain memanggilnya Lexa berbeda denganku karena aku ingin memanggil nya dengan panggilan kesayangan bagiku.. Lucu memang aku mengklaim nya seperti itu namun memang itu adanya dan aku tak suka jika ada yang mulai mendekati nya, terkadang aku pun tak mengerti akan hal itu yang pasti aku ingin selalu melihat nya tersenyum atau hanya sekedar menyapaku itulah kegiatan baruku.. Apa aku jatuh cinta dengannya atau hanya sekedar mengagumi saja? hanya waktulah yang akan memberi jawaban nya.. Exa merupakan gadis mandiri dan pekerja keras di saat gadis lain seusianya selalu membanggakan harta orang tuanya tapi tidak dengannya dia bangga dengan hasil kerja kerasnya sendiri.. Semua yang di miliki nya adalah dari hasilnya jerih payahnya, walaupun orang tuanya memiliki perusahaan yang besar dan terkenal dia tidak mau terlibat didalamnya.. Aku ingin mengetahui tentang perasaan ku sebenarnya terhadap exa dengan cara aku mulai mendekatkan diri dengannya di saat aku merasa ragu mendekati nya disitulah dia menyambut ke datangan ku di hari harinya,aku sangat senang dan bahagia.. Aku dan Exa memulainya dengan sebuah kata persahabatan, semoga perasaan yang selama ini aku rasakan akan terjawab seiring waktu kedekatan kami.. Semoga Tuhan menjodohkan aku dan Exa itulah do'a yang selalu aku panjatkan di setiap waktu..
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD