Bab 16

1509 Words

Pov : Azka "Maaf, Ka. Apa nggak sebaiknya kamu sendiri yang bilang sama abah dan ummi soal rekaman ini?" Pertanyaan Mas Alif membuatku sedikit berpikir. "Baiknya kita sama-sama bilang, ya, Mas? Kalau misal aku sendiri yang bilang, biasanya ummi nggak begitu menggubris. Beda kalau ada Mas Alif," jawabku kemudian. Mas Alif menatapku beberapa saat lalu menganggukkan kepala. Tandanya dia mengikuti saran yang kuberikan. Sambil mengobrol ringan, aku dan Mas Alif menuju taman belakang dimana ummi dan abah biasa santai bersama. Sementara Rania masih ada di kamarnya, membaca novel dari penulis kesayangan. Dia memang senang membaca, namun cukup pemilih siapa saja penulis favoritnya. Kemarin sengaja aku membelikan dia tiga novel penulis favoritnya secara online. Sebuah kejutan kecil yang mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD