Gadis itu meminta tolong namun enggan berdiri dari atasku. Justru wanita itu sengaja menggerak-gerakkan tubuhnya. Sekuat tenaga aku menahan agar tak terpancing, namun tubuhku seolah mengkhianati aku. Desahan lirih lolos dan aku pun semakin lama menikmati permainan wanita itu. Hingga akhirnya wanita itu telah sampai pada puncaknya begitu pula denganku. Kami terkulai lemas karena sesuatu yang terjadi di luar dugaan itu. Kesadaranku pun berangsur menurun akibat meningkatnya hormon oksitosin dan menurunnya hormon kortisol dalam tubuhku. Hormon prolaktin yang meningkat empat kali lipat juga turut andil membuatku mengantuk dan terlelap begitu saja di detik berikutnya. Hingga aku mendengar suara keributan di sekitar dan juga percikan air dingin ke wajahku membuatku terbangun. Aku terkejut saat

