Bab 50

2078 Words

Pagi kesekian Tristan terbangun di negara tempat asal spaghetti, dengan mimpi yang sama. Masih mimpi tentang Sana. Seandainya saja bisa dia sangat ingin Sana yang menemaninya di sini. Rasanya sangat tidak menyenangkan saat dirinya di negara orang tanpa pendamping, hanya pak Lukman dan seorang staf direksi. Padahal dia sudah memiliki rencana, perjalanan ke Milan ini sudah ada dalam jadwalnya sejak satu bulan yang lalu. Dia ingin mengajak Sana ke Venice, tempat paling romantis di Italia bagi Tristan. Sayangnya kejadian tidak menyenangkan itu terjadi sehingga sekarang dia sendiri di negara ini. Baiklah, mungkin Tristan terlalu mendramatisir. Dia tidak sendiri, masih ada pak Lukman dan pak Satya yang menemani. Dua orang bertalenta tinggi di perusahaan. Bersama mereka, urusannya yang dijadwal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD