Hari ini Sana hanya makan siang berdua bersama Hannah. Joe menghubungi kalau tidak bisa makan siang bersama, dia masih ada kelas. Tak masalah bagi Sana, makan bersama Joe atau tidak. Meskipun beberapa minggu terakhir mereka kerap makan bersama dan membuatnya terbiasa, tetapi tanpa Joe juga tidak apa-apa. "Gimana, lo mau nerima tawaran si Tristan Tristan itu buat kerja di perusahaan dia?" Sana menatap Hannah tanpa menyahut. Mulutnya masih terisi. "Kalo lo nerima karena gue yang mau kerja di tempat Nevine, mending jangan." Hannah menggeleng. "Cari tempat kerja tuh yang bikin lo nyaman, bukan karena terpaksa." "Aku tau, Han." Sana menjawab setelah mulutnya kosong. "Makanya aku masih mikir. Takutnya ntar aku-nya nggak enak di sana, masa minta resign juga. Gajinya emang gede sih, tapi ya

