Day Two In Bali

1317 Words

Pagi yang indah, ditemani oleh pancaran sinar sang Surya yang masih mengintip malu-malu di sebalik gunung dan juga dedaunan pohon-pohon yang tampak teduh. Stevan terjaga tatkala alarm masuk kantornya berdering keras dan begitu memekakkan indra pendengaran, sebab berada tepat di dekat daun telinganya. Ia langsung mengambil posisi duduk dan segera mematikan benda seharga dua digit rupiah tersebut. Kemudian menoleh ke arah Naomi yang masih tertidur, dengan keadaan kepala yang tertutup oleh bed cover sepenuhnya. Stevan mencoba untuk mendekatkan daun telinganya kepada Naomi. Namun ia tidak mendengar suara apa-apa. Stevan mengira jika Naomi benar-benar masih tertidur. Padahal, sang dokter muda itu hanya berpura-pura tidur sebab tidak ingin memperlihatkan wajah memalukannya kepada sang suami.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD