Baby Blues

1497 Words

Tengah malam ketika semua makhluk di muka bumi sudah terlelap ... Kegelisahan menyergap Angeline. Kedua tangannya mencengkeram sprei, pikirannya dipenuhi berbagai hal negatif. Kepalanya tertunduk menatap kedua ujung kaki yang menggantung dari tepi tempat tidur. Dia memandangi bayi mungil yang tidur nyenyak di boks bayi tanpa perasaan sedikit pun. "Maafkan Mama, Nak ...," bisiknya teramat pelan sampai nyaris tak terdengar. Setitik air mata jatuh di wajah Angeline, disusul titik-titik berikutnya. Rasa lelah yang teramat sangat berpadu dengan ketidakberdayaan membawa wanita itu pada perasaan gagal menjadi ibu yang baik. Angeline mendekap mulut agar tidak menimbulkan suara yang dapat mengusik Nathan maupun Rafael. Perasaan ini biarlah dia sendiri yang menanggung. Jika Nathan tahu ... Ah, j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD