#26

1240 Words

Di kamar Junhyo, dia menaruh jatah makannya di atas meja, jujur saja sekarang napsu makannya sudah menghilang. Dia juga sudah sangat kenyang dengan rasa sakit di hatinya. Rasa sakit di perutnya karena lapar kalah dengan rasa sakit di hatinya. Junhyo terduduk di tepi tempat tidurnya dengan kepala yang tertunduk. Dia selalu memikirkan kapan semua ini akan berakhir. Dia sudah cukup lelah melewatinya sendirian. "Aku lelah," gumamnya seraya berbaring di tempat tidur nya dengan kaki yang masih tertekuk di sisi tempat tidur. Junhyo memejamkan matanya dan berharap saat dia bangun nanti semua nya sudah berubah dan semua hal yang dia harapkan tercapai. Meskipun dia tahu itu hanyalah sebuah harapan yang tidak mungkin, dia tetap berharap tanpa henti. Kasih sayang, kebehagiaan dan kebersamaan, dia s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD