Part 14

1301 Words

Author pov Selama dalam perjalanan ke gedung tempat resepsi berlangsung, sedari keluar dari parkiran basement keduanya belum bersuara sejak tadi. Nindya sibuk menyusun barang-barang yang tadi dimasukkan secara acak dalam tas warna putih kecil. Sementara Abra fokus menyetir tanpa bersuara. "Ayya sudah tidur saat kau berangkat?” buka Nindya terlebih dahulu sambil menutup clutchnya. Abra menoleh sekilas, tidak langsung menjawab saat memutar mobilnya dalam belokan. Baru setelah itu dia menjawab. "Belum, tadi Ayya mau ikut. Aku janjiin lusa pagi jalan-jalan ke taman kota baru dia mau ditinggal" Nindya mengangguk sekilas. Menatap ragu ke Abra yang tengah menyetir. "Emm... apa tidak papa?" "Apanya?” balas Abra dengan kerutan kecil di dahi. Nindya tidak langsung menjawab. Membuat Abra men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD