Nata menyambut kedatangan Asyura yang ia kira Indra di apartemennya. Dalam harapan terbalut impian, ia menduga - duga kedatangan Asyura adalah karena ia kecanduan dengan tubuhnya dan permainannya di ranjang. Jadi ia tak ragu memakai lingerie yang memiliki gesper di pahanya yang indah. Gerakan menggoda, memberi isyarat pada pria pujaannya. Nata sangat berharap Asyura melakukan lagi adegan semalam. "Indra... aku tahu kau pasti akan datang padaku. " Berbeda dengan harapan Nata, Asyura justru mendatangi Nata dengan niatan yang akan menghancurkan hatinya. Wajah yang mengeras bersama mata yang penuh ancaman membuat hati Nata tersentil. "Aku menyesal karena harus membuyarkan angan - angan mu Nata. Dan aku ke sini bukan untuk tujuan lain selain memperingatkanmu satu hal. Jangan pernah menampak

