Sementara itu Irgi menatap kondisi Arka yang masih belum sadar. Di samping ranjang tempat Arka terbaring, ibunya duduk di sana dengan memegangi tangan sang putra. Tak henti - hentinya ia mengucapkan kata - kata yang menjadi penyemangat Arka. Sebagai seorang ibu seberapapun buruknya sang putra pasti dia akan tetap menyayanginya. Apalagi putranya saat ini dalam kondisi yang buruk akibat tekanan ayahnya yang ia terima dari kecil. Farhan dan Mina memang sudah berpisah, di mana perpisahan itu meninggalkan Farhan dalam penyesalan. Semua itu karena Mina tidak mengijinkan pria itu menjenguk Arka yang terbaring tak sadarkan diri. Dia tidak ingin penyebab putranya mendatangi Arka sehingga memperburuk kondisi Arka. "Nak, sampai kapan kau tetap tidur? Bangunlah, ayo bangun... apa kau tidak kasihan

