Mobil sport Asyura parkir di basement apartemen. Dan dengan langkah gonyai ia keluar dari sana masuk ke lobi yang disambut oleh penjaga pintu dan menyapanya. Dia sudah sangat hafal dengan pria yang memasuki pintu kaca otomatis. "Helo tuan, semoga harimu menyenangkan," sapanya. Asyura hanya mengangkat tangan dan melambai tanpan menjawab. Dia memang bukan karakter ramah. Wajahnya jelas mengatakan jika ia dalam kondisi yang buruk. 'Menyenangkan apanya. Hariku seperti di neraka,' batin Asyura. Asyura melewati penjaga pintu menuju lift untuk menuju lantai apartemen Lucas. Wajahnya masih dingin dan penuh beban. Kebodohannya karena tidak berpikir menggantikan kakaknya untuk benar - benar menjadi suami Asa menariknya ke dalam jurang penyesalan. "Oh kau sudah datang?" sapa Lucas yang baru me

