Melihat Wala sudah masuk ke dalam kamarrnya, wanita itu bergegas berdiri dan menghampiri. "Wow, kamu ya yang berinisial Mr W itu? Benar-benar gagah dan sangat tampan." Mulut wanita itu menganga, memandangi Wala dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan tatapan penuh kekaguman. Bola matanya berpurar, menilik Wala dengan begitu liar, seakan ingin menelanjangi dan menelan Wala bulat-bulat. "Panggil saja namaku Bunga. Sudah seminggu ini kita selalu berhubungan melalui aplikasi dating online, bukan? Terima kasih karena sudah mengundang aku ke rumahmu, Tuan Sultan." Sambil menunjukkan kerlingan mata genit, wanita itu menjulurkan tangannya, berharap Wala akan menyambut bersalaman dengannya. Akan tetapi, Wala hanya terdiam, sama sekali tak berniat membalas uluran tangan wanita berparas cantik

