“Ma Via lapar ma...” Ucap Via pelan. “Via mau makan apa? Disini ada bubur , buah apel, ayak goreng, roti . via pilih aja nanti mama ambilkan dan suap Via” Via meletak kan tangannya di dagu sambil geleng geleng. “Via mau buah apel aja ma” “Siap bos, mama kupas dulu ya” “Iya ma” Tasya berjalan ke tempat makannan lalu mengambil buah apel dan mengupasnya perlahan, Via hanya bisa melihat punggung mamanya. “Ma Papa mana?” Tanya Via. “Papa ada kerjaan yang nggak bisa ditinggalin dulu. Nanti papa pasti kesini” “Benalkan ma?” “Iya sayang” “Okede bos” “Hmm anak siapa lah ini ya..” Tasya begitu gemas mencubit pipi Via, dan mereka tertawa bersama. Niko berada di kantor ia menyelesaikan pekerjaan nya dengan cepat, ia ingin bertemu dengan Via lagi. Yoga yang melihatnya pun merasa aneh se

