Chap 95

1022 Words

Kediaman Pak Hartanto. “Papa mana bik?” Tanya niko setelah ia turun dari m dari mobilnya pada bik Asih “Di ruang kerja tuan” “Makasih bik” Niko segera keruang kerja papa nya. Saat ia masuk samar samar ia mendengar Pak Hartanto sedang menelpon dengan seseorang. “Lagi apa nak?” “...” “Cucu papa sehat?” “Cucu?” Ucap Niko dalam hati, setau nya ia tak pernah memberi papa nya cucu. Dan anak papa nya hanya dia satu satu nya. Apa jangan jangan papa ada anak lain. “Sudah sekolah? Syukurlah.. nanti kalau papa ada waktu papa mampir kerumah ya nak” “....” Dan panggilan antara papa dan seseorang yang Niko tak tau itu berakhir. Ia pun segera masuk ke dalam ruang papa nya, bahkan tanpa mengetuk pintu. Yang sontak saja membuat papa nya terkejut bukan main. “Ya ampun Niko!” “Cucu? Cucu siapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD