EPILOG

1537 Words

Perlahan, kubuka kembali kedua mataku yang terpejam untuk beberapa saat. Seketika retina mataku menangkap cahaya matahari yang kurasa sedang tersenyum padaku. Dan mendapati itu, aku menyadari sesuatu. Tak peduli berapa banyak waktu yang kuhabiskan untuk mengenang masa itu maka yang kulihat akan selalu tetap sama, yaitu hari-hari di mana aku masih menyesali perbuatan burukku. Sekarang aku tahu apa makna sebenarnya dari penyesalan. Andai aku menyadarinya lebih cepat tentu semua itu tak akan terjadi. Bayangan kesakitan Kiandra yang tergeletak ketika memilih untuk menyelamatkanku begitu menyiksaku. Hingga kini. Lebih menyiksa lagi karena aku tau, seharusnya aku yang menjadi korban Alex. Dan pria itu sudah kupastikan tak akan mampu melihat dunia luar dalam waktu yang sangat lama. Ia memang haru

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD