PART 24

1575 Words

"Kau baik-baik saja?" Aaron mengangkat kepalanya dan menatap ke arah sumber suara. Hiro Watanabe berdiri di dekat ranjang. "Kau tidak terlibat." Aaron tidak mengajukan pertanyaan. Dia sangat tahu Hiro tidak terlibat. Dia hanya pria bodoh yang menjadi korban dari keburukan ayahnya. "Kakakku sudah datang." "Dia hanya sebuah cara mengalihkan perhatian semua orang. Ayahmu tidak akan menggunakannya untuk membunuhmu." "Dewan di parlemen sudah ramai membicarakan hal ini sejak sebulan lalu. Tapi, apa gunanya buat aku sekarang? Aku hanya harus menghitung setiap menit yang aku punya hingga besok malam." Aaron menghela napas panjang. Semua terlanjur memburuk. Kakeknya pasti sangat bekerja keras menenangkan semua pihak. Parlemen pasti terbagi dalam tiga kubu. Kubu yang loyal dengan eksistensi Ko

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD