*Abaikan typo nya. Enjoy reading aja... "...jangan berhenti." Hana menggeleng kalut. Punggungnya merasai tangan Aaron yang menyelusup di balik blouse nya dan mengelusnya perlahan. Telapak tangan Aaron yang hangat. Dan bibir pria itu yang gemetar. Entah apa yang Aaron rasakan ketika dia menemukan kesenangan dengan mencium dan menyusur leher Hana dengan lidahnya. Menciptakan sensasi basah yang membuat Hana merinding. Hana bergerak pelan ketika telapak tangan Aaron meremas pinggulnya dan berhenti di sana. "Aku ingin membuat kita selamat sampai kita menikah. Setelah itu, aku tidak akan membuatmu bisa keluar dari ruangan ini." Aaron menghempaskan tubuhnya ke lantai kayu dan membawa Hana dalam pelukannya. Hana yang terpaku dengan wajah memerah. Aaron benar-benar menyiksanya. Hana termenun

