77- Pandangan Pertama

1249 Words

Dengan langkah hati-hati, Jay menghampiri para karyawan kebersihan yang telah berkumpul di gudang . Wajahnya memancarkan rasa bangga yang sulit disembunyikan saat ia menyambut mereka dengan senyuman lebar. Sementara Queeny juga ikut bergabung bersama mereka. Suasana riuh rendah memenuhi udara ketika semua mata tertuju pada Jay. "Wah ada apa pak Jay, kami disuruh berkumpul?" tanya Budiman. "Pak, mulai hari ini gudang ini bukan lagi tempat istirahat kalian. Mari saya antar tempat istirahat yang baru " Dengan gerakan tangan yang penuh semangat, ia memimpin mereka melewati lorong-lorong sempit menuju sebuah pintu kayu yang selama ini terlupakan. Para karyawan mengikuti langkahnya dengan wajah penuh keingintahuan. Sesaat kemudian, pintu itu terbuka mengungkapkan pemandangan yang luar bia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD