*** Setelah melewati hari yang panjang dan melelahkan, pukul delapan malam Valeria berhasil membuat Tanaya terlelap dengan tenang. Sudah mandi dan sudah makan malam, Tanaya tidur dengan sangat nyaman—membuat Valeria lega. Belum mengantuk seperti sang putri, Valeria yang sebelumnya menemani Tanaya dan memeluk tubuh mungil sang putri, beranjak perlahan setelah memastikan putrinya itu nyenyak. "Tidur yang nyenyak anak cantik Mima," ucap Valeria sambil memandangi raut wajah polos Tanaya. "Terima kasih karena sudah menguatkan Mima hari ini. Kita berdoa bersama semoga badainya cepat berlalu ya. Mima janji akan bahagiain Yaya." Setelah diam selama beberapa detik, Valeria menarik selimut lalu menutupi tubuh Tanaya sampai ke d**a. Tidak terus di kamar, dia keluar untuk mengecek ponsel yang bebe

