Chapter 68

1039 Words

*** "Kamu kenapa enggak kasih tahu Mama kalau udah pulang, As? Mama khawatir tahu enggak? Mama nyariin kamu ke mana-mana, tapi enggak ketemu." Tiba-tiba mendengar ocehan tersebut di tengah heningnya suasana apartemen, Asta perlahan membuka mata lalu mengarahkan atensi ke asal suara. Mendapati Mauren pada jarak yang cukup dekat, dia tidak menimpali, sementara punggungnya masih setia bersandar pada sofa. "Kamu pulang sama siapa? Terus semalam dari mana aja? Pergi enggak pamit terus ngilang tanpa kabar, biar apa? Biar Mama panik? Iya?" Duduk di sofa yang dekat dengan Asta, deretan tanya lantas Mauren lontarkan pada putranya itu, sementara yang ditanya masih konsisten diam—membuat dia geregetan. "Asta!" "Aku habis dari club, Ma, semalam," jawab Asta pada akhirnya—membuat kedua mata Maure

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD