*** "Mima, itu Om Sas ya?" Setelah sebelumnya menoleh ke arah pintu, usai mendengar suara bel berbunyi, pertanyaan tersebut Valeria dapatkan dari Tanaya yang kini sedang duduk berdua dengannya di atas karpet. Bukan sekadar berhadapan dengan sang putri, sejak beberapa waktu lalu Valeria sedang menemani Tanaya bermain boneka. Tak direncanakan, kegiatan tersebut terjadi secara mendadak setelah Tanaya ingin ikut Sastra saat pria itu berpamitan untuk mengurus sebuah urusan. "Iya kayanya, Sayang," kata Valeria. "Mima bukain dulu ya. Yaya tunggu di sini." "Yaya mau ikut, Mima." "Sayang ...," panggil Valeria lembut. "Tunggu di sini oke? Nanti kalau memang yang datang Om Sas, beliau pasti ke sini kok. Oke?" Meskipun keberatan, Tanaya mengiakan ucapan Valeria, sehingga setelahnya dia ditingga

