Chapter 33

1312 Words

*** Meskipun Sastra berkata tujuan Tanaya mengajaknya bertemu bukan untuk sesuatu yang baik, Asta tetap memutuskan pergi menuju sekolah tempat sang putri menuntut ilmu. Tidak mau kehabisan waktu, dia meninggalkan apartemen setelah menyudahi panggilan dengan Sastra. Membelah jalanan Bandung di pagi menjelang siang, Asta tidak dikepung kemacetan yang parah sehingga pukul sembilan lebih lima belas menit, dia sampai. Disambut Sastra di depan gerbang, Asta langsung memasukan mobilnya tanpa perlu meminta izin pada satpam. Parkir di area yang tersedia, Asta langsung berhadapan dengan kekasih Valeria yang mengikutinya sampai ke dekat mobil. "Mana Yayanya?" tanya Asta tanpa basa-basi. "Terus di mana dia mau ketemu?" "Di ruangan saya," jawab Sastra. "Sekarang Yaya masih di kelas, tapi setelah a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD