Chapter 64

1163 Words

*** "Valeria." Sedang berjalan bersama Tanaya sambil bersenda gurau, langkah Valeria spontan terhenti setelah panggilan tersebut tiba-tiba saja terdengar dari sebelah kiri. Kompak menoleh dengan sang putri, degupan jantung Valeria tidak menentu setelah di depannya—pada jarak sekitar dua meter, seorang perempuan berdiri bahkan perlahan mendekat. Bukan orang asing, perempuan tersebut adalah Mauren. Entah sejak kapan sang mantan mertua ada di lobi, Valeria tidak tahu. Namun, yang jelas Tanaya yang pagi ini sudah rapi dengan seragamnya, langsung bersembunyi ke belakang punggung dengan raut wajah tidak nyaman. "Mama sejak kapan ada di lobi?" tanya Valeria, berusaha bersikap santai meskipun debaran jantungnya enggan tenang. "Sejak jam setengah tujuh tadi," ucap Mauren. "Kalau sengaja data

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD