"Keyro!" "Apa sayang?" Keyro menghela napasnya dan meninggalkan ruang kerjanya menghampiri sang istri. "Kenapa sayang?" tanya Keyro lagi saat sudah bersama istrinya yang sedang duduk di dapur dengan satu tangan yang menopang pipinya. "Kamu nggak ngertiin aku banget sih! Aku tuh mau makan, masa aku makan sendiri! Temenin aku makan dulu mas!" ujarnya seraya memasukkan makanan ke mulutnya. Keyro menghela napasnya lagi dan tersenyum lalu mengangguk, Ia duduk di hadapan istrinya. Menemani Diana makan yang ke tiga kalinya di siang hari ini, sebenarnya pekerjaan kantor Keyro sekarang sedang menumpuk namun Ia akan tinggalkan beberapa menit hanya untuk menemani Istrinya yang sedang makan. Lelaki itu tersenyum seraya menopang dagunya, dia sangat beruntung bisa memiliki wanita dihadapannya sa

