Part 22 - Kau Menculikku?

1646 Words

Sepi. Itulah yang dirasakan Sivia kini. Kemarin dan hari-hari sebelumnya ia selalu menghabiskan waktu dengan Alex mulai dari segala kegiatan kampus hingga malam atau sore hari Alex mengantarnya sampai di rumah dengan selamat. Sekarang, tidak ada lagi Alex. Entah bersenang-senang dengan gadis mana ia sehingga pagi ini tidak muncul di kampus. Sivia sebenarnya memang tidak terlalu berharap bertemu dengan pria yang sekarang sudah menjadi mantan, tapi rasa rindu itu dengan kurang ajar malah menyusup diam-diam. Cukup lama Sivia berjalan, hingga ia menyadari keanehan. Sivia menoleh dan mendapati jalanan kosong. Mungkin hanya sampah dedaunan kering yang sesekali tertiup angin ada di sana. Aneh, padahal ia yakin ada suara sepatu yang mengikutinya dari belakang. Setelah mengamati sekitar dan ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD