Bab 15. Perhatian

1037 Words

"Lho, kenapa kita ke rumah sakit, Om?" tanya Elea sambil melepaskan sealbeat-nya. Seperti biasa, Edzard tak menjawab sama sekali. Lelaki itu berjalan dengan langkah gontai tanpa peduli pada pertanyaan sang istri. Elea menarik napas sedalam mungkin. Dia memegang tangan kanannya yang memang terasa sakit akibat cengkeraman Milly dan Lisa tadi. Elea berjalan dengan mulut komat-kamit seperti dukun baca mantra. Hingga gadis itu menabrak d**a bidang suaminya. "Ampun deh, Om. Itu d**a apa gembok sih?" gerutu Elea sambil mengelus jidatnya. "Makanya kalau jalan mata dipakai!" sindir Edzard. "Di mana-mana orang jalan itu pakai kaki, Om. Kalau mata fungsinya buat melihat," celetuk Elea malas. "Cepat jalan kamu itu seperti siput saja!" Edzard menarik tangan istrinya. "Aw!" jerit Elea.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD