Hidup Normal

1150 Words

(Pov Rara) “Pergi gak lo ! Jauh-jauh dari gue!” “T-tapi ....” Aku menunduk sedih. “Tapi aku harus ke mana?” “Ke mana aja yang lo mau, yang penting gak ikutin gue!” Irsyad melangkah lebar, aku buru-buru kembali mengikuti langkah Irsyad, tidak peduli jika hal itu akan kembali membuat Irsyad marah, hanya Irsyad yang aku kenal di sini. “Pergi gak lo!” Irsyad tiba-tiba berbalik. “Atau gue laporin lo ke security, biar lo di tangkap kayak tadi !” Aku sebenarnya takut mendengar itu, tapi ... lagi-lagi aku tidak punya pilihan. Hari ini aku sudah stok rasa takut demi bisa pulang ke rumah. Irsyad kembali melanjutkan langkahnya, aku masih setia mengikuti. Namun kali ini aku sengaja memberi jarak sepuluh kaki darinya, setelah Irsyad tidak lagi marah, barulah aku meminta bantuannya. “Eh, kok ke ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD