"Apa kau mencintaiku Maura?" Tanya Dixie pada Maura. Maura melepaskan diri dari pelukan mereka, menatap ke dalam mata Dixie. Maura sadar betul apa yang ada di hatinya, tapi dia tetap berpikir keras sebelum menjawab pertanyaan itu. Akankah semua berjalan lancar? Apakah di waktu selanjutnya semua akan tetap baik seperti saat ini? Adakah kemungkinan Dixie akan menyakitinya di kemudian hari? Bagaimana jika ternyata dirinya salah mencintai lagi? Bagaimana jika semuanya kembali seperti dulu? Manis di awal namun menyakitkan pada akhirnya. Maura masih bungkam dan hanya menatap Dixie dengan pikiran yang penuh pertanyaan. Pada akhirnya Maura hanya menundukkan kepalanya. Dixie bisa membaca keraguan di dalam diri Maura. "Kau ragu?" Tanya Dixie lembut, Maura mengangkat kepalanya namun menatap ke a

