Maura berusaha menyesuaikan matanya dengan sinar pagi yang masuk ke dalam kamar dari jendela yang telah dibuka gordennya. Ada sebuah siluet yang sedikit menutupi cahaya matahari itu. Sayup-sayup kesadarannya mulai kembali utuh dan dia mendengar seseorang sedang berbicara. "Aku inginkan bukti yang detail dan langsung bisa menjebloskannya ke penjara dengan hukuman yang berat.” ".............." "Aku percayakan semua padamu dan kelompokmu, kalian yang terbaik yang kutahu sampai detik ini, jangan kecewakan aku, maka hutang kalian akan kuanggap lunas." "..............." "Secepatnya, kuberi waktu tiga hari." Lalu sambungan telepon itu dimatikan dan Dixie berbalik menghadap ke Maura yang ternyata sudah bangun dan sedang menatapnya. Dixie tersenyum begitu juga dengan Maura. "Kau sud

