Bagian 42

821 Words

Adelle memandang sebuah bangunan gereja di depannya, di balik kaca jendela kamarnya, membiarkan sinar matahari pagi menghangatkan tubuhnya. Sudah empat hari Rama mengurungnya dikamar sebuah villa di daerah puncak. Tepat didepan kamar yang Adelle tempati ada sebuah gereja katholik dan beberapa meter ke samping kiri ada sebuah masjid. Adelle mengelus perutnya. Dirinya merindukan Adrian. Sungguh! Apalagi anaknya ini sangat merindukan sentuhan lembut Ayahnya. Tak lama pintu terbuka dan masuklah Rama. Adelle tidak bergerak sama sekali dari posisinya, karna ia sudah tau siapa yang masuk. "Delle?" Adelle diam. Matanya kembali memanas bersamaan dengan pikirannya yang memutar ulang memori kebersamaan dirinya dengan Rama, Tiara, Dara dan Erick dulu sebelum dirinya menikah. Sungguh Adelle mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD