Zasya memperhatikan sekitar, ramai. Mall baru ini sangat sangat ramai. Zasya kembali memperhatikan sekitar, satu dua orang membicarakam Zasya dan Hilbran. Bagaimana tidak, Hilbran yang memakai seragam lorengnya dan Zasya yang masih memakai baju putih putih khas perawat. "Tuh kan. Perawat sama tentara emang cocok" "Pasangan idamaaaan" "Wagelaseh wagelaseeh ampuun berasa liat postingan pasangan TNI cuy" "Duuuhh jadi pengeen" "Itu pacaran apa udah nikah yah" "Ihh cocok sekalii" Zasya hanya tersenyum tipis mendengar racauan orang orang yang melihat dan memperhatikan dirinya dengan Hilbran "Mau makan dulu?" Zasya memberhentikan langkahnya, lalu mendongkakan kepala mengarah ke arah Hilbran "Boleh. Abis main capek sama laper jadi satu. Tapi jangan di Mall ahh. Di cafe deket komplek keron

