Seorang lelaki tengah memandangi sebuah paket dengan begitu geram. Ada kemarahan yang begitu berapi-api dalam hatinya, nafasnya memburu dan juga rahangnya terasa mengeras. Bahunya naik turun mencoba meminimalisir kemarahannya, terlebih dia sedang mendampingi sang putra yang sedang bermain. Lelaki itu menatap foto lelaki itu, ada sesuatu yang tidak beres menurunya. Bukan karena mungkin istrinya membohonginya namun terasa aneh saja karena dia merasa ada yang salah. Dia memandangi foto istrinya dengan lelaki lain, entah mengapa wajahnya begitu familiar namun dia tidak bisa mengingatnya. Dia pulang ke Bandung untuk menemui sang istri dan juga anaknya berharap kerinduannya akan terobati, namun yang dia terima justru sebuah foto yang menunjukkan jika ada sebuah pengkhianatan yang rupanya di

