Adelia merapikan beberapa berkas Ridwan yang akan dibawa ke Yogyakarta besok dan tak lupa beberapa pakaian untuk beberapa hari disana. Ridwan terus mendesaknya untuk ikut namun Adelia bersikeras menolak dan tidak mau ikut. Ia memilih tinggal di rumah saja daripada harus pergi jauh untuk menemani Ridwan, bukan soal jarak hanya Adelia tidak mau terjebak dengan kebosanan yang mungkin melandanya. “Kamu benar-benar tidak ikut?” Tanya Ridwan terus menanyakan hal yang sama sejak semalam membuat Adelia benar-benar kesal dengan pertanyaan sama yang dilontarkan Ridwan. “Nggak! Berapa kali sih kamu tanya mas!” Ucap Adelia benar-benar tidak habis fikir dengan Ridwan yang tiada henti menanyakan kepadanya. “Barangkali kamu berubah fikiran Del.” Ucap Ridwan menggaruk tengkuknya canggung. “Nggak!”

