Suasana pagi sangat terasa, angin terasa memaksa masuk melewati ventilasi udara. Adelia masih berguling dengan selimut tebalnya, ia terbangun dengan sedikit linglung. Biasanya ia terbangun dengan tangan seseorang yang kekar memeluk pinggangnya namun kini hanya ada sebuah guling di kedua sisinya. Andi : mari jalan-jalan ke pantai, mungkin ombak-ombak akan membuatmu menjadi segar. Adelia terdiam, akankah ia pergi. Mengapa kini justru ia seperti melarikan diri bersama Andi dari suaminya. seperti ia sudah berpaling dari suaminya, akankah benar begitu? Bohong! Adelia adalah perempuan yang bodoh. Sedalam apapun luka hatinya, hatinya tetap ia persembahkan untuk Ridwan. Adelia : Oke! Adelia segera mandi dengan air hangat dari shower mengurangi rasa dingin yang menusuk. Memakai pakaian yang

