21. From Other Side

1351 Words

"Ada perlu apa?" Kembali suara dingin Shein yang ku dengar. Entah karena apa dia sangat sering ganti-ganti kepribadian. Dulu emang sih dia dingin dan cuek, tapi akhir-akhir ini dia udah akrab. Dan kembali lagi dingin seperti semula. Bahkan dia menunduk menyembunyikan wajah nya dibalik tudung hoodie hitam nya. Setelah ku perhatikan sekeliling, ternyata banyak cewek-cewek yang ngeliatin. Ini pasti pada ganjen liatin bang Rion tadi. Aku pun menarik Shein untuk ngobrol di taman belakang. Saat kami masih di lorong, bel bunyi. Mau ga mau terpaksa deh nganter Shein balik ke kelas. "Cih bel s****n! Ntar istirahat tunggu gue di kelas ya, jangan kemana-mana!" Aku pun mengedipkan mata ganjen ke Shein. Untung saja dia ga nonjok. Dia cuma melirik ku sejenak lalu pergi ke tempat duduk nya. Cih aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD