[Tambahan part 10, pertemuan A dan Rion] -Rion's POV Hari ini aku akan bertemu dengannya setelah sekian lama. Ini memang pertemuan pertama kami. Pertemuan pertama dengan aku sebagai diri ku sendiri. Aku sangat kaget karna dia menghubungi ku. Rasanya masih tidak bisa dipercaya. Dia sudi bertemu dengan ku juga sebuah keajaiban mengingat apa yang sudah terjadi. Sepertinya aku sedikit terlambat. Dia sudah duduk dengan coklat panasnya. Aku bahkan bisa melihat dia dari luar. Entah kenapa aku merasa risih dengan empat orang bocah SMA yang memperhatikannya dari tadi. Jangan-jangan mereka berniat buruk! Tapi karna tampang mereka tidak membahayakan, aku mengurungkan niat ku untuk menghajar mereka satu per satu. Apalagi mereka cuma duduk diam sambil makan kacang. "Dek?" Dia mengangkat wajahnya

