26. Assault

1280 Words

"Shein.. lo gapapa kan? Shein, dengerin gue. Shein.." ucap ku berusaha menyadarkan nya. Prakk.. Satu tamparan keras tepat di pipi ku yang kurasa sudah merah sekarang. Dia menampar ku seperti orang yang tidak sadar. Meracau tidak jelas, bahkan mencakar dirinya sendiri. "STOP IT!" Tanpa sadar aku membentak nya. Seakan tersadar dari sesuatu, dia terdiam dan menatap ku. Kembali air mata nya berjatuhan tapi dia tidak histeris seperti tadi lagi. "E-Ella.. mereka nyeret Ella.. Da-Daren, tolong Ella.." Apa? Ella? Oh tidak, apa si pemberi kejutan itu mulai berulah lagi? s**l, dia melancarkan aksi selagi sepi. "A-apa? Sekarang tenang dulu ya. Nanti ceritain sama gue" ucap ku berusaha menetralkan keterkejutan. Kalo aku menuntut nya untuk bercerita sekarang, yang ada gabakal selesai. Apalagi m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD