Saat mereka bersama, tentunya dengan tatpan mata yang sedikit sendu, setelah beberapa jam lamanya mereka mnghabiskan waktu secara bersama, kini wanita dengan pikiran yang sudah terbang kemana-mana itu menatap kea rah Reyhan isi pikirannya benar-benar membuatnya tidak tahu apa yang harus dia lakukan, namun hanya memikirkan itu saja membuat dirinya kalut dan tak bisa bertahan lama jika harus melihat semua ini. Reyhan bingung kenapa ekspresi wajah dari wanita yang berada di depannya, untuk saat ini Reyhan masih menatap wajah itu dengan tatapan biasa, dia tidak mau ikut campur dalam semua urusan ini, dan bahkan dia tidak mempunyai hubungan yang erat dengan wanita tersebut. “Apakah kamu tidak merasakan apa yang aku rasakan?”tanya Zee dengan bola mata yang dia buat sesinis mungkin,”Apa?”tanya

