Jenifer

1288 Words

Athala memulai aksinya setelah Bella dan Devano pergi jogging disekitar kawasan mansion. Anthonio yang sudah sarapan dan mandi kegirangan ketika akan ada hiburan. Balok es yang diminta Athala kini sudah dipersiapkan. Ia merenggangkan ototnya sebelum posisi push up. "Aku sudah siap. "Ucap Athala memberitahu untuk meletakkan balok es dipunggungnya. "Kau yakin lady? "Tanya penjaga yang menangkap Athala. "Aku yakin 100%, seorang ksatria pantang melanggarnya janjinya. " "Patuhi saja. Aku ingin lihat seberapa kuat tubuhmu itu. "Ucap Anthonio meremehkan. Begitu balok es menyentuh punggungnya, ia membolakan matanya. Sensasi dingin, basah, berat seketika mengenai punggung. "HUAAAAAAA..... DINGIN.... DAMN... ANGSAT..... HUAAAA.... BASTARD. "umpat Athala tak karuan dengan rasa kram. "Lady, seha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD