46. Pernikahan Moma

1006 Words

"Kamu jago masak, ini enak." Padahal roti isi yang dipegangnya ... biasa saja, rasanya bahkan terkesan hambar. Telur yang Bianca tambahkan juga terlalu matang. Tidak cocok di lidah Ezra. "Makasih." "Kamu jadinya punya niatan untuk menikah atau tidak Bianca?" Menikah? "Iyalah, tentu aja semua cewek di dunia ini mau nikah. Why not? Lagian gue capek kerja, gue juga pengen dinafkahi, disayang-sayang, pengen punya anak dan jadi ibu rumah tangga." Iya kan? Sebenarnya ada banyak wanita yang tidak muluk-muluk tentang kehidupan setelah dewasa. Bekerja dan menikmati hidup sebelum kemudian menikah dan mengabdi sebagai seorang istri kepada suami. "Oh." Berulang kali kepala Ezra mengangguk-angguk seolah informasi barusan sangat penting. "Syukurlah kalau kamu masih memiliki keinginan untuk berumah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD