"Gue beneran bakalan tanggung jawab kalau terjadi apa-apa sama lo Bi. Lagian gue yakin, omongan kemarin tuh cuma gertakan Mas Ezra doang biar lo takut." Bianca terdiam, membiarkan Kimi terus memberesi kopernya, memasukan baju dan beberapa keperluan ke dalam sana. "Dia cuma cowok gila yang Moma pilih. Andai Moma tahu kelakuannya kayak gini, Moma pasti enggak mau. Cuma kayaknya selama ini, Mas Ezra tuh pinter jaga image di depan Moma. Sedang di depan lo, dia enggak bisa ngendaliin diri karena lo cantik dan lo udah cium dia." "Gue enggak ngerti apapun yang akhir-akhir ini terjadi, gue bahkan enggak bisa megang kendali hidup gue sendiri karena lo sama Mas Ezra." Bianca menyugar rambutnya yang kini tergerai. "Gue kayak gini karena demi lo pribadi, demi lo yang ada di masa depan, gue udah

