Bianca membuka gerbang agar Ezra bisa masuk. Saat mereka saling menatap dan tanpa batasan, Ezra langsung menyampaikan senyum lebar. Mungkin seperti inilah Moma menerima kedatangan Ezra setiap dia menerima tawaran untuk sarapan bersama. Karena jujur saja, ini pertama kalinya untuk Bianca menyambut Ezra seperti sekarang. "Pag—" Bianca mengerutkan kening. Baru saja ia membuka mulut untuk balik menyapa, perutnya terasa bergejolak, mual dan ... "Huek!" Ezra melayangkan pandangan bingung, tentu saja? Bianca kenapa begitu? Apa ia bau atau apa? Melihat Bianca yang berlari kembali ke dalam rumah sembari menutupi bibirnya. Ezra semakin tersinggung, kenapa sih wanita itu? Padahal ia memakai parfum paling wangi, ia juga sudah mandi, cuci muka serta gosok gigi, jangan lagi ditanya. Badan Ezra sudah

