Ezra membuka pintu dengan gerak malas, hari masih terlalu pagi untuk seorang tamu tidak tahu diri datang, memencet bel berulang kali dan menganggu ia yang baru bisa memejamkan mata selama dua jam terakhir. "Loh Bi? Kenapa?" Namun saat menemui Bianca berdiri cantik dengan rambut tercepol di hadapannya, mata Ezra langsung terbuka lebar dan moodnya berubah. "Mas, lapar, gue enggak mampu masak. Please, buatin sarapan nasi goreng. Nasi-nya yang banyak. Pakai telur sosis. Buatnya di rumah gue ajaaaa." Ezra menatap Bianca yang kini nampak manja menggoyangkan tangannya dengan puppy eyes, kok lumayan lucu ya? "Saya baru bangun banget loh Bi." "Gue mual-mual, dari semalam, lemes banget juga." "Kemarin makan apa aja?" "Banyaaak, enggak inget. Mana siangan nanti gue mau berangkat ke Jakarta.

