Mau tak mau, karena sudah terlanjur ada di dalam mobil Dipa, akhirnya Bianca pasrah diantarkan oleh lelaki itu sampai ke rumah. Lagian, kalau dari rumah sakit ke rumahnya saja sudah memakai waktu tiga puluh menit dengan kendaraan, mungkin kalau dengan jalan kaki, Bianca akan sampai tengah malam nanti dan dia harus kembali ke rumah sakit karena kembali drop. "Jadi kamu habis dari rumah sakit dan pulang jalan kaki karena enggak bawa uang sama ponsel ya?" "Begitulah." "Beruntung banget kita ketemu kalau gitu. Seneng bisa lihat dan ngobrol lagi sama kamu gini Bi. Terlepas dari masalalu yang udah lama itu, aku harap kita bisa temenan." "Gue enggak tahu." "Wajar sih, aku dulu emang jahat banget sama kamu. Sorry ya?" "Udahlah, jangan dibahas. Gue udah biasa juga diselingkuhin." Bianca melip

