"Bi are you okay? Kenapa sedari tadi diam terus? Saya kira kita enggak punya masalah, jadi, apakah kamu takut, nervous atau gugup dengan pertemuan ini?" tanya Ezra di perjalanan menuju gedung di mana, ia dan para rekan wartawan yang nampaknya sangat amat menyukai kasus ini akan bertemu. "Sorry Mas, gue emang lagi banyak pikiran." "Kamu bisa share hal tersebut kepada saya kalau kamu mau." "Hah ...." Bianca mengembuskan napasnya keras. "Sayangnya gak bisa, gak bisa sekarang, gue enggak mau ngomongin hal itu di saat masalah ini aja belum beres. Masih banyak yang harus gue urus Mas." "It's okay Bi, saya ngerti, tapi jangan terlalu dibawa overthink, semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Seperti kalau kamu marah ke saya, pasti ada surutnya. Saya mah tinggal nungguin kamu bereaksi aja, mi

