Daniel terdiam membeku, tak lagi mampu berkata-kata setelah tahu apa yang telah dilakukan oleh Bianca dan calon papa tirinya sampai hamil begini. Ia kira wanita di sampingnya tak seliar itu dan ya, meski ia sudah menangkap sinyal-sinyal keanehan dari kedekatan mereka berdua sejak awal, Daniel selalu menyangkalnya. Pun ia memang tak berpikir kalau akan sejauh ini. Kepalanya berputar pusing. Baru bekerja beberapa hari sudah disuguhi permasalahan sebesar ini bukan hal yang menyenangkan yang bisa ia hadapi. "Mbak." "Apa Niel?" "Karir kamu berakhir sampai di sini kan?" Bianca melirik sinis pada Daniel sembari berdecak kecil. Tapi memang benar apa yang laki-laki itu katakan, karirnya akan berakhir di sini, tidak mungkin lebih. Karena bagaimana pun, ia tak lagi memiliki upaya untuk keluar d

