“Ibumu memilih untuk hamil dari suami yang tidak seharusnya dia miliki, melakukannya untuk engambil simpati dari semua orang. Akulah sebenarnya istri pertama ayahmu, hanya saja kita menikah secara siri karena tidak mendapat restu dari keluarga Arkatama. Lalu ibumu muncul dalam sebuah pernikahan yang terjadi karena perjodohan. Dia tahu bahwa suatu hari nanti aku bisa menjadi ancaman dan mengambil apa yang selama ini menjadi milikku. Saat dia hamil dirimu, dia akhirnya sadar kalau bagian dunianya yang ini bukanlah dunia yang dia inginkan. Dia pun pergi.”Ucapan Puri tadi masih terngiang dalam benak Ran setelah keluar dari kediaman Arkatama dan tengah dalam perjalanan pulang ke rumah. Bagi Ran, apa yang Puri ucapkan bukanlah sebuah saran, tapi lebih mirip seperti hinaan. Dan Ran semakin meras

