Bab 12 Undangan

1160 Words

Pagi itu dimulai dengan cara yang tidak biasa. Allena bangun lebih awal dari biasanya karena rasa gugup yang tidak bisa dijelaskan. Semalam ia terus memikirkan permintaan Gilberto mengenai program beasiswa yayasan. Hingga sekarang pun ia masih merasa dirinya bukan orang yang tepat untuk menjadi wajah kampanye tersebut. Baginya, ada banyak mahasiswa lain yang lebih pintar. Lebih percaya diri. Lebih pantas. Namun Gilberto bersikeras. Dan jika ada satu hal yang mulai dipahami Allena selama tinggal di rumah Fernad, itu adalah bahwa Gilberto sangat sulit mengubah keputusan ketika sudah yakin terhadap sesuatu. "Aku pasti bisa." gumamnya pelan di depan cermin. Meski sebenarnya ia sendiri belum terlalu percaya. --- Di ruang makan, Gilberto sudah duduk sambil membaca koran. Zacky data

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD