Keputusan itu akhirnya datang tanpa perlu diumumkan secara resmi. Tidak ada rapat keluarga. Tidak ada perdebatan panjang. Tidak ada penjelasan yang benar-benar jelas. Namun semua orang di rumah Fernad memahami apa yang sedang terjadi. Allena kembali ke kamar yang dulu ditempatinya saat pertama kali datang ke rumah itu. Kamar sederhana di sisi timur rumah. Bukan kamar utama. Bukan kamar yang selama ini ia tempati sebagai istri Zacky. Melainkan kamar yang dulu diberikan untuk seorang gadis panti yang datang sebagai asisten dan penerima beasiswa. Saat Ibu Sumi membantu memindahkan beberapa barang, wanita paruh baya itu berkali-kali menghela napas. "Nona Allena..." Allena tersenyum kecil. "Tidak apa-apa, Bu." "Tapi..." "Sungguh." Allena mencoba terdengar baik-baik saja. Meski

